Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan, tsunami di Kawasan Pantai Barat, Provinsi Banten dan Pantai Selatan, Povinsi Lampung diduga dipicu aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Saat kejadian Grup band Seventeen mereka
menggelar konser di tanjung Lesung Beach Resort. Band yang berpersonilkan Bani
(Bass), Yudhi (gitar), Herman (gitar), Andi (drum), dan Irfan (vocal) sempat
dikabarkan hilang pada saat subuh tadi dan ikut menjadi korban ganasnya
tsunami yang melanda Pantai Anyer di Kabupaten Pandeglang, Banten dan Lampung
Selatan. Informasi terhimpun Bassis dan Drumer belum ditemukan.
Pagi tadi vocalis band Irvan
menyampaikan kalau basis mereka dan salah satu crew mereka meninggal dunia.
"kita kehilangan
basis kita Bani dan road manajer Oki", kata Irvan melalui instagram
@ifanseventeen, sambil menangis.
Dia juga menyampaikan Istrinya
Dulan Sahara, Herman dan Andi belum ditemukan. Ivan minta Doa agar secepatnya
ditemukan, selain itu selamat semua.
"Tidak ada gejala
seismisitas tektonik yang memicu tsunami, sehingga setelah tadi berkoordinasi
dengan badan Geologi, bahwa diduga akibat erupsi tersebut. Kemungkinan bisa
langsung atau secara tidak langsung memicu terjadinya tsunami ,"ujar
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam temu pers di kantor BMKG Jakarta, pada
Minggu dini hari (23/12).
Menurut Dia, erjadi aktivitas
vulkanik berupa Erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda pada sekitar pukul
21.03 wib yang dipantau oleh Badan Geologi," ujarnya.
0 Komentar