| Sumber : Google.com |
Salam
semangat buat kita semua terutama kepada guru, tenaga kependidikan serta kepada
siswa/siswi didik. Setelah melaksanakan ujian semerster ganjil sekarang telah
memasuki Semester Genap Tahun Ajaran 2018/2019, maka siswa/siswi kelas IX/XII
akan melaksanakan Ujian Akhir Sekolah atau Ujian Nasional (UN). Berikut adalah
Kabar terbaru, pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2019 dimajukan. Untuk informasi
selengkapnya, silahkan simak informasi berikut ini.
| Sumber : Google.com |
Jadwal
Pelaksanaan Ujian Nasional 2019 Dimajukan yang dilansir dari okezone.com . Pemerintah memutuskan jadwal
pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2019 Dimajukan pada Maret atau sbulan lebih maju
dari tahun sebelumnya. Jika tidak dimajukan, maka pelaksanaan UN akan bersamaan
dengan pelaksanaan Puasa Ramadhan. Sejumlah persiapanpun sudah dilakukan untuk
mendukung kebijakan baru ini. Diantaranya membuat standard operating
procedure (SOP) agar UN berjalan dengan lancar. Rencananya UN 2019
akan dilaksanakan serentak pada Bulan Ketiga atau Maret. Sedangkan pada 2018
pelaksanaan UN pada bulan April. Perubahan ini dimaksudkan untuk meghormati
Ibada Puasa Ramadhan.
Kepala
Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Bambang Suryadi kepada Koran Sindo
mengungkapkan "Waktu pelaksanaan UN 2019 sedikit bergeser ke depan
dibandingkan 2018. Pada 2018 dimulai pada April, sedangkan UN 2019 dimulai pada
Maret. Pergeseran ini karena menyesuaikan waktu puasa Ramdhan yang
diproyeksikan mulai 5 Mei 2019, "
Untuk jadwal pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tahun 2019 dapat dijelaskan sebagai berikut:
1. Jadwal UN pertama kali akan berlangsung di jenjang SMK/MAK
dan Sederajat pada 25-28 Maret 2019.
2. Diikuti UN SMA/MA pada 1,2,4 dan 8 April 2019.
2. Diikuti UN SMA/MA pada 1,2,4 dan 8 April 2019.
| sumber : un.kemdikbud.go.id |
4. Serta Paket B/Wustha pada 10-13 Mei 2019.
Kepala
Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Bambang Suryadi menjelaskan bahwa
tahun depan UN di jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) akan dijalankan dengan
100% berbasis komputer atau disebut Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).
Hal ini sesuai dengan hasil Rapat Koordinasi antara Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan (Kemendikbud) dan Kementerian Agama (Kemenag). Target yang sama
juga diterapkan pada Jenjang MTS dan Paket B yang juga 100% UNBK. Sementara SMP
ditargetkan 85%UNBK, "Untuk jenjang SMA/MA, SMK dan Paket C ditargetkan
100% UNBK, " jelasnya.
Untuk
kebijakan Secara umum Kebijakan USBN dan UN 2019 tidak jauh berbeda dengan
Kebijakan 2018. Perbedaan pada Jadwal Pelaksanaan dan Proyeksi Jumlah Peserta.
" Kebijakan USBN dan UN pada 2019 secara umum tidak jauh berbeda dengan
Kebijakan USBN dan UN pada 2018. Perbedaan ada pada proyeksi jumlah peserta dan
jadwal ujian", terangnya.
Bagaimana
dengan Soal USBN dan UN 2019?
Mengenai soal ujian untuk Ujian Sekolah
Berstandar Nasional (USBN), Bambang menjelaskan bahwa materinya berupa
soal pilihan ganda (PG) sebanyak 90% dan Uraian 10%. Materi soal dari pusat
sebanyak 20-25%, sedangkan sisanya yakni 80% soal USBN disusun oleh
masing-masing guru di satuan pendidikan yang dikonsolidasikan oleh
MGMP/KKG/Forum Tutor/Pokja Pondok Pesantren Salafiyah.
Soal UN 100% disiapkan oleh Pusat. Semua soal dalam bentuk
pilihan ganda, kecuali soal Matematika SMA/MA, SMK/MAK dan Paket C/Ulya
yang terdiri atas pilihan ganda dan isiang singkat.
Sumber : Secercahilmu
0 Komentar