Senin 17 Desember 2018
dinihari tadi telah terjadi Longsor di Desa Sungai Tarap Kecamatan Kampar.
Terlihat Warga Dusun Tanjung Alai Hilir berhamburan ketakutan sekitar pukul
01.00 WIB di Turap Sungai Kampar.
Beruntung tak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun
belasan rumah sepanjang turap yang longsor terancam amblas.
Menurut salah satu warga, Novri Andrizal, longsor terjadi saat hujan
turun. Suaranya begitu kuat hingga warga berhamburan keluar rumah untuk
menyelamatkan diri.
“Waktu itu saya lagi mencari udang di sungai. Tiba-tiba turapnya longsor
dan saya lari menyelamatkan diri,” kata Novri Andrizal.
Mulai pukul 01.00 WIB sampai pagi, puluhan warga yang tinggal di lokasi
kejadian siaga. Mereka takut jika rumah mereka ikut terbawa longsor ke Sungai
Kampar.
Tak hanya itu, sebagian warga terpaksa mengungsikan anak dan istrinya ke
rumah keluarga. Mereka takut akan terjadi longsor susulan.
Antara panik dan takut, Novri Andrizal langsung menyelamatkan mobil saudaranya
yang terpakir di depan rumah. Begitu juga dengan warga sekitar yang masih
beraktivitas di pinggir sungai.
“Pertama saya kira longsornya sedikit. Terus ada yang berteriak dari atas,
mobil bang. Saat itu juga saya pindahkan,” ujarnya.
Di lokasi yang sama, Andi berharap pemerintah cepat tanggap dengan musibah
ini. Pasalnya, belasan rumah terancam amblas.
“Kami berharap pemerintah memperhatikan kondisi ini. Kami takut terjadi
longsor susulan dan rumah warga ikut menjadi korban,” kata Andi yang juga
anggota BPD Desa Sungai Tarap itu.
0 Komentar