Sebuah startup asal China bernama “Ryze Tech” menjual
drone dengan harga terjangkau, yakni hanya 99 dollar AS atau setara Rp 1,3
juta. Padahal, drone tersebut menggunakan teknologi dari Intel dan DJI. DJI
sendiri merupakan perusahaan drone kawakan yang bermarkas di Shenzen, China.
Drone keluaran DJI rata-rata dihargai pada kisaran belasan juta rupiah. Ada
pula yang di bawah Rp 10 juta, dan tak sedikit yang bahkan mencapai Rp 20 juta.
Jika melihat harga yang ditawarkan Ryze Tech, bisa dibilang Tello sebagai drone
perusak harga pasar. Lantas, apa saja kemampuan drone murah tersebut? Tello dilengkapi
kamera yang bisa membidik video 360 derajat dan menyiarkannya secara langsung
pada tablet pengontrol atau perangkat virtual reality (VR) pihak ketiga yang
dimiliki pengguna. Ryze Tech memproyeksikan Tello untuk anak muda, dengan
menjanjikan fitur-fitur yang aman dan mudah digunakan. Tello bisa take-off dan
landing secara otomatis berkat chip pemrosesan dari Intel dan stabilisator
penerbangan dari DJI. Lebih jelasnya, Tello menggunakan Intel Movidius Myriad 2
VPU yang menangani pengenalan objek (object recognition) sehingga bisa
merespons gestur tangan dan gerakan-gerakan lainnya. Dengan bobot 80 gram,
Tello tentu saja terbilang kecil. Perangkat ini bisa terbang hingga 13 menit
dan menjepret foto beresolusi 5 megapiksel, sebagaimana dihimpun KompasTekno,
Senin (15/1/2018), dari TheVerge. Kemungkinan Tello akan meluncur resmi pada
Maret mendatang, menyusul perkenalannya pada pekan ini di ajang CES 2018, Las
Vegas, Amerika Serikat.

0 Komentar